Tampilkan postingan dengan label Pencak SiLat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencak SiLat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Silat.

Tim pencak silat Indonesia tampil sebagai juara umum setelah mengumpulkan total sepuluh medali emas, lima perak, dan enam perunggu pada kejuaraan dunia pencak silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Jumat.

Medali emas Indonesia pada pertandingan hari terakhir disumbang melalui Dian Saputra di kelas A,Sapto Purnomo (kelas D), dan Pranoto di kelas J putra. Sedangkan di putri Rosmayani mengukir medali emas di kelas C. Enam medali emas lainnya diraih melalui nomor seni atau kerapihan teknik tunggal, ganda dan regu (TGR)
Pada hari terakhir yang disaksikan langsung Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto dan 3.000 penonton, pertandingan berjalan lancar dan enak ditonton karena para atlet nasional di final bersaing ketat melawan atlet-atlet Vietnam.

Semua itu ditunjukkan Dian Kristanto di kelas A menghadapi atlet asal Vietnam Diep Ngoc Vu Minh. Meski dia mengalami cedera di lutut kanan, namun tampil maksimal untuk meraih kemenangan disetiap rondenya, dan hasilnya unggul dengan nilai 5-0.

Bahkan Dian Saputra merupakan penentu tim silat nasional untuk meraih juara umum di kejuaraan dunia ke-14. Hal itu yang membuat beban baginya ketika tampil di ronde awal, namun setelah menemukan bentuk permainannya Dian tampil agresif.

Dengan semangat untuk menyuguhkan medali emas dan sebagai penentu juara umum bagi tim Indonesia, Dian sempat tidak merasakan cedera kaki kanannya kambuh. Dian sempat jatuh ke lantai setelah dinyatakan tampil sebagai juara.

“Saya baru sadar dan merasa sakit ketika pertandingan usai. Ketika tangan saya diangkat oleh wasit dinyatakan menang angka, saya tidak dapat menahan berat badan dan jatuh. Namun saya puas tampil sebagai juara dan penentu tim Indonesia sebagai juara umum,“ujar Dian.

Ia mengakui saat tampil dalam pertandingan tidak pernah merasakan sakit. Semua itu pernah dilakukan pula di Asian Beach Games (ABG) I di Bali yang akhirnya juga ditandu keluar arena pertandingan.

Daftar perolehan medali kejuaraan dunia:

Emas Perak Perunggu

1.Indonesia 10 5 6

2.Vietnam 8 8 3

3.Malaysia 4 6 6

4.Brunei 1 0 3

5.Singapura 0 2 10

6.Belanda 0 2 2

7.Thailand 0 0 4

8.Uzbekistan 0 0 2

9.Inggris 0 0 1

10.Spanyol 0 0 1

11.Azerbaizan 0 0 1.

sumber: antaranews
Continue Reading

Minggu, 12 Desember 2010

30 Negara Tampil di Padepokan Silat TMII

Sebanyak 30 negara dipastikan akan ambil bagian dalam Kejuaran Dunia Pencak Silat yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, 12-17 Desember 2010.

Sekretaris Umum (Sekum) PB IPSI, Erizal Chaniago, mengemukakan bahwa semula jumlah negara yang diundang sebagai peserta sebanyak 40. Namun karena berbagi kendala, hanya 30 diantaranya yang dipastikan hadir saat dikonfirmasi.

"Myanmar, Kamboja, Laos, Kazakhstan, Nepal, Turki, Yaman, Austria, Italia, dan Mozambique menarik diri. Nepal mundur karena masalah biaya, sedangkan negara lainnya tidak memberikan alasan yang pasti," ujar Erizal di Jakarta, Jumat (10/12/2010).

Sementara peserta dari 30 negara lainnya saat ini telah tiba di Jakarta. "Mereka tiba secara bergelombang dan kini para peserta menginap di Hotel Padepokan IPSI dan Park Hotel. Mereka mendapatkan pelayanan yang istimewa selama ikut pertandingan bahkan semua peserta tidak dibebankan biaya apapun alias gratis," kata Erizal.

Kejuaraan dunia pencak silat ini akan mempertandingkan 23 kelas, 11 kelas untuk putra, 6 kelas putri di tambah nomor seni TGR tanding, ganda dan regu putra-putri.

Menurut rencana upacara pembukaannya kejuaraan ini akan dilakukan oleh Menkopolhukkam Djoko Suyanto, yang dimeriahkan oleh atraksi debus dari Banten.
Continue Reading

IPSI Gelar Kejuaraan Dunia Silat di Jakarta.


Pengurus Besar Ikatan pencak silat Indonesia PB IPSI akan menggelar Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Padepokan IPSI TMII Jakarta Timur 12-18 Desember 2010 mendatang.

Wakil Ketua Umum PB. IPSI Bambang Rus Effendi di Jakarta Selasa (24/8/2010) mengatakan kejuaraan dunia tersebut akhirnya diselenggarakan di Jakarta, karena kota Samarinda Kalimantan Timur yang semula siap menggelar kejuaraan ini, belakangan menarik diri.

“Hari Senin (23/8/2010) kami telah melakukan rapat dengan Presiden Persilat Edy M. Nalapraya dan diputuskan Jakarta menjadi tuan rumah. Semula diagendakan kejuaraan bergengsi ini berlangsung pada awalnya tahun 2009 lalu,” ujar Bambang.

Dijelaskannya beberapa waktu lalu, Samarinda melalui walikotanya siap menggelar event tersebut. Namun kalah dalam pilkada membuyarkan keinginannya untuk menjadi penyelenggara. Selain itu pada waktu yang bersamaan di Samarinda juga tengah digelar porprov Kalimantan Timur, sehingga tidak meungkin menggelar kejuaraan ini.

Sementara itu Presiden Persilat Edy M. Nalarapraya mengatakan dirinya menyambut baik event tersebut digelar di Indonesia. “Ini kesempatan baik bagi kita. Saya harap kejuaraan dunia nanti dapat menjadi pencitraan Indonesia di mata dunia.” kata Edy.

Pada kesempatan terpisah Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB IPSI Tafsil Rimsal menjelaskan menghadapi event dunia itu, PB IPSI telah menyiapkan 27 pesilat terbaiknya. Saat ini para pesilat tersebut tengah menjalani Program Indonesia Emas (Prima). Kejuaraan Dunia ini sekaligus akan dijadikann ajang uji coba para pesilat sebelum mereka tampil di SEA Games XXVI 2011.

“Kami mengharapkan para pesilat yang diterjunkan pada Kejuraan Dunia nanti, mampu meraih sukses ganda. Yaitu turut mendng PB IPSI sebagai tuan rumah Kejuraan Dunia ini,. Juga sukses meraih prestasi terbaik bagi Indonesia,” kata Tafsil.

sumber: tribunnews

Continue Reading