Tampilkan postingan dengan label Frasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Frasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Februari 2011

MAKNA STRUKTUR FRASA

C. MAKNA STRUKTUR FRASA
Telah kita ketahui, bahwa frasa terjadi dari kata – kata. Setiap kata mempunyai makna leksikal. Akibat pertumuan kata – kata yang mempunyai makna leksikal, muncul pula makna struktural ( makna gramatika ). Makna struktural suatu frasa dapat diketahui dengan jelas bila kita ketahui pemakaiannya dalam kesatuan yang lebih besar atau kalimat. Perhatikan contoh – contoh dibawah ini :


1. Lukian / Ayah
a. Makna leksikal Lukisan dan Ayah Telah kita Ketahui dalam kamus.

b. makna Struktural frasa itu baru jelas dalam pemakaian ,Misalnya :
- lukisan Ayah Itu hasil Karya Abdullah. (=lukisan Milik Ayah )

2. orang tua
a. Makna leksikal orang Dan tua telah kita ketahui Dalam Kamus.

b. makna Struktural frasa itu baru jelas dalam pemakaian , misalnya :
- orang tua yang duduk di tikar itu berusia 90 tahu. ( = orang yang telah menjadi Tua ).

makna Struktural frasa berkonstruksi endosentrik yang atributif biasanya dapat kita ketahui sebagai penerang apa atribut ( keterangan ) - nya terhadap pusat (inti)-nya.

Contoh - Contohnya :

1. Saputanga / Merah Jambu ( = Saputangan Berwarna Merah Jambu).
2. Saputangan / Adikku ( = Saputangan milik Adki Ku).
3. Saputangan / Sutera ( = Saputangan dari bahan Sutera).
4. DLL
Continue Reading

PENGGOLONGAN FRASA

PENGGOLONGAN FRASA.
Seperti halnya kata – kata digolongkan dalam kelas – kelas 9 Jenis Kata ), maka frasa juga dapat digolongkan menjadi beberapa kelas sebagai berikut .


1. Frasa benda ( kelas Benda )
Frasa yang mempunyai fungsi sama dengan kata benda :
Anak rajin Seorang anak
Si lemah Harta Kekayaan

2. Frasa bilangan ( Kelas bilangan )
Frasa yang terdiri atas kata bilangan, diikuti oleh kata petunjuk satuan.
Dua orang Lima buah
Dua ekor Tiga utas

3. Frasa kerja ( Kelas Kerja )
Frasa yang unsur pusat (inti)-nya berupa kata kerja
Sedang makan Pergi juga
Datang lagi Mungkin berbelanja

4. Frasa keterangan ( Kelas keterangan )
Frasa yang unsur pusat (inti)-nya berupa keterangan.
Kemarin siang bebarapa hari
Tadi Pagi bekerja keras sekali

5. Frasa sifat ( kelas sifat )
Frasa yang unsur pusatnya berupa kata sifat.
Terlalu mahal Sangat Pandai
Bodoh sekali tinggi benar

6. Frasa penanda
Frasa yang diawali oleh kata penanda (perposisi, konjungsi dan sebagainya )
Di luar karena kemauan
Dalam rumah Supaya pandai
Continue Reading

STRUKTUR FRASA.

A. STRUKTUR FRASA.
Struktur frasa itu kemungkinannya sebagai berikut.
1. Terdiri atas urutan kata dan kata, misalnya :
Orang / tua karena / cita – cita
Di / rumah saputangan / fantasi

2. Terdiri atas urutan kata dan frasa, misalnya :
Membuat / rumah bagus
Menjual / sawah dan ladang
Persatuan / pemuda pelajar indonesia
Melihat / gadis cantik jelita menari diatas pentas
3. Terdiri atas urutan frasa dan kata, misalnya :
Negara Indonesia / merdeka
Buku pelajaran kimia / kawanku
Rencana perbaikan jalan raya Solo Jogja / dilaksanakan
4. Terdiri atas urutan frasa dan frasa, misalnya :
Petani muda / sangat rajin
Seorang petani cantik molek / di kampung saya
Perhatian anak – anak muda masa kini / terhadap perkembangan kebudayaan nasional
Continue Reading